Notification

×

Iklan

Iklan

Dinkes Muara Enim Imbau Apotek Hentikan Penjualan Antibiotik Tanpa Resep

Minggu, 08 Februari 2026 | Februari 08, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-08T12:38:55Z

Infosumselhits, Muara Enim - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Muara Enim memberikan imbauan kepada apotik untuk tidak lagi menjual antibiotik tanpa resep dokter.

Kepala Dinkes Muara Enim dr. Eni Zatila menyampaikan bahwa, kondisi yang terjadi selama ini antibiotik masih dijual secara bebas ke masyarakat.

"Selama ini mungkin masyarakat bisa membeli antibiotik seperti Amoxicillin secara bebas, padahal harusnya antibiotik diterima oleh masyarakat dengan menggunakan resep dokter," ujar Eni, Minggu 8 Februari 2026.

Eni mengatakan, langkah ini diambil untuk menghindari kekhawatiran dan dampak akibat penggunaan antibiotik secara tidak bijak.

"Karena antibiotik ini sebenarnya kalau tidak diminum sesuai anjuran dengan jangka waktu dan dosis tertentu bisa menimbulkan kebal atau resisten terhadap obat," katanya.

Eni menjelaskan, Bupati Muara Enim H. Edison juga telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 440/2718/DINKES-I/X/2025 tentang Pengendalian Resistensi Antimikroba tanggal 1 Oktober 2025.

"Jadi Kabupaten Muara Enim termasuk salah satu kabupaten yang peduli, edaran Bupati ini untuk menjaga keselamatan masyarakat sebagai pengguna obat," jelasnya.

Selain itu, sambung Eni, Dinkes Muara Enim melaksanakan sosialisasi dan pelatihan bagi tenaga kesehatan mengenai pentingnya pencegahan resistensi antimikroba dan bahaya penggunaan obat tanpa resep dokter.

"Kita juga mengoptimalkan monitoring, evaluasi dan pengawasan terhadap penggunaan obat-obatan, terutama antimikroba di seluruh fasilitas kesehatan, agar penggunaan obat sesuai prosedur dan kebutuhan medis," tambahnya.

Kemudian, Dinkes Muara Enim menyelenggarakan kampanye dan sosialisasi secara berkala untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bahaya resistensi antimikroba dan pentingnya konsultasi medis sebelum menggunakan obat.

"Dengan upaya-upaya ini, masyarakat diharapkan paham dan tidak lagi secara sembarangan memberi antibiotik tanpa resep dokter," pungkasnya. 



×
Berita Terbaru Update